batu combong

Rajah Pengasihan Buatan Manusia – Rajah Pengasihan atau yang sering disebut sebagai jimat rajah, merupakan sebuah azimat yang berupa goresan huruf tertentu pada selembar kertas atau kain tertentu.

Jimat rajah ini konon pada zaman dahulu banyak digunakan sebagai sebuah ageman dikala peperangan terjadi. Yaitu sebagai kekuatan gaib atau magis yang mendukung kekuatan para prajurit dan melindungi mereka dari serangan musuh.

Nah, pertanyaannya sekarang adalah,

Apakah rajah pengasihan yang ditulis tangan manusia itu benar-benar memiliki kekuatan magis?

Kami pernah menanyakan hal seperti ini pada salah satu praktisi spiritual di kota Semarang. Beliau dikenal sebagai Pakar Pengasihan, yang bernama “Mbah Nasir”. Website resmi beliau bisa Anda KLIK DISINI >>>

Cerita Seorang Petani Lugu

Dalam suatu dialog kami bertanya pada beliau ;

“Pak, apakah azimat yang ditulis manusia itu benar memiliki kekuatan magis?”

 

Beliau menjawab :

“InsyaAllah. Analoginya begini, Allah itu Maha Mengetahui segala yg jadi permohonan Hamba-nya. Meskipun hamba-nya tersebut hanya memohon melalui Tulisan.

batu combong

Nah, ada kisah unik, seorang petani lugu yang sowan ke tempat Kyai. Petani tersebut di beri Ijazah oleh sang kyai bahwa huruf “Lam Alif” itu ampuh, mengandung hikmah yang besar.

Nah, karena ia yakin benar dengan ucapan kyai itu, suatu ketika saat istri petani tersebut kabur dan meninggalkan rumah, ia kemudian memohon pada Allah supaya istrinya tersebut balik lagi.

Nah, utk memperkuat doanya tersebut, lalu si petani ini mengambil pena dan menulis 3 huruf “Lam Alif” tadi, seperti yang di Ijazahkan sang Kyai pada dirinya.

Huruf itu kalau dalam bahasa arab bisa diartikan “Jangan”. Nah, disaat menulis huruf itu, di dalam hatinya ia berkata: “Jangan, jangan, jangan”.

Alhamdulillah, ucapan “La” yang diperkuat dengan kehendak hati (Pengharapan) membuat istrinya pulang, alias “jangan” minggat.

Nah, lalu suatu hari ada orang yg datang padanya dan mengadukan kalau istrinya minta cerai.

Lalu si petani ini mengambil kertas sama pena, dan ditulislah tiga Huruf “Lam Alif” itu tadi, sambil hatinya berkata “jangan, jangan, jangan”. Jangan Minta cerai. Dan kebetulannya istrinya tidak jadi minta cerai, dan saat ini rumah tangga mereka semakin harmonis.

 

Kesimpulannya adalah azimat yang ditulis tangan oleh manusia, bukan itu yang menjadi sumber energi magisnya. Namun rasa, dan kehendak (pengaharapan) dari dalam hati itu tadilah yang sebenarnya jadi sumber energinya.

Itulah betapa dahsyatnya sebuah goresan tinta yang bisa menjadi dewa penolong ketika sebuah kehendak dan pengharapan besar dalam hati berkobar.

Jika Anda suka dengan konten yang kami tampilkan pada website Mahaspiritual.com ini, silahkan klik share dan bagikan ke akun sosmed Anda. Mari kita bangun website untuk supaya tetap memberikan informasi yang tepat dan akurat.

Editor : Tim Maha Spiritual


Ada yang Ingin Anda Tanyakan? Konsultasikan Permasalahan Anda Dengan Mbah Nasir :

Atau Hubungi Admin Nadia Untuk Mendapatkan Azimat yang Anda Inginkan :

Bagikan Ke :
error: Content is protected !!