batu combong

Perlu anda ketahui bahwa banyak ditemukan manuskrip kuno, atau orang Jawa menyebutnya rajah. Salah satunya adalah manuskrip kuno yang ditemukan di meseum Radya Pustaka. Manuskrip berisi tentang mantra pengasihan atau pelet. Manuskrip kuno ini disebut dengan Primbon Mangkuprajan pada abad ke 17.

Penemuan manuskrip ini membuktikan bahwa banyak orang dahulu menggunakan azimat ini. Dan isi mansukrip ini tidak hanya tentang mantra pengasihan saja, akan tetapi juga kumpulan naskah sejarah kerajaan dan kumpulan doa.

Naskah kuno yang ditulis menggunkan bahasa gaya pegon, yakni bahasa Jawa yang ditulis arab. mempunyai ciri khas menarik, kita hendak akan membaca naskah ini.

Sebelumnya anda mempraktikan dalam ritual pengasihan, harap membaca membaca mantra ini. dengan tujuan agar yang ritual pengasihan yang dilakukan berhasil.

‎ “om awigmastu nama siddham”

Buku semacam ini memang jarang diminati orang. lantaran karena gaya penulisan Jawa kuno dan Pegon yang susah dipahami. Jadi tidak semua orang bisa memahaminya. Maka dengan ini dibutuhkan orang yang ahli dalam bidangnya. ]

batu combong

baca artikel terkait:


Penggunaannya juga harus hati-hati, jika digunakan untuk tujuan buruk, bisa kemungkinan bagian yang dicari tidak akan bisa ditemukan.

Bagi Anda yang tidak ingin ribet melakukan semua laku diatas. Maka Anda bisa gunakan sarana spiritual yang disediakan disini.  Sarana ini sudah diproses secara khusus untuk membantu Anda dalam memikat lawan jenis yang Anda inginkan.

Bagikan Ke :
batu combong
error: Content is protected !!